Bermimpi(vision) dan Realisasikanlah, Ada Yang Menyusul ?

Manfaatkan Urine Jadi Energi

Oleh Suden dan Bobby TK-USU 04

Pernah tidak Sahabat Global membayangkan jika suatu saat nanti, apakah itu sepuluh, seratus maupun seribu tahun yang akan datang bumi ini akan kehilangan sumber energi. Hm…jangan terlalu membayangkan nanti, sekarang saja hampir di seluruh negara sedang menghadapi krisis energi, tak terkecuali Indonesia.

Lantas, apa ya kira-kira yang dapat menggantikan sumber energi tersebut. Ternyata, lewat sebuah penelitian kecil-kecilan, dua orang Kawan Kreasi kita kali ini, yakni Arifin Suden dan Bobby Y Putra berhasil membuat suatu formula yang dapat menghasilkan suatu energi dengan bahan yang biasa kita anggap sesuatu yang tak lazim. Apa itu? Ternyata mereka memanfaatkan air kencing atau urine sebagai bahan utamanya.

Bahkan hasil penelitian tersebut mengantarkan Arifin Suden dan Bobby Y Putra, Mahasiswa Teknik Kimia USU angkatan 2004 ini memenangkan juara 2 lomba Petrogas yang diadakan Departemen Teknik Gas dan Petrokimia Universitas Indonesia maret lalu. Wah,hebatkan?

Menurut Suden dan Bobby, ide untuk mengolah urine ini muncul di kepala mereka tatkala melihat kondisi krisis energi yang sedang melanda negeri ini.”Negeri kita ini kan kaya akan sumber energi, tetapi kenapa kok sampai bisa mengalami krisis energi. Dari situlah kemudian tercetus ide untuk mencoba urine sebagai bahan penelitian dalam menghasilkan energi,” terang Suden.

Suden menambahkan, dari hasil penelitian yang mereka lakukan ternyata di dalam urine terdapat zat-zat kimia yang berfungsi sebagai elektrolit. Zat-zat tersebut antara lain Klorida, Natrium, hosfor, Sulfur, Magnesium dan zat organik lainnya seperti Nitrogen, Urea dan sebagainya.

“Urine manusia memiliki komposisi senyawa kimia yang cukup variatif, di mana dalam 1 liter urin manusia terdapat 0,7 gram asam urat (uric acid) dan kandungan minor dari larutan garam yang berperan sebagai elektrolit,” papar Suden saat di temui Global di Fakultas Tehnik USU.

Hasilnya…. dengan ramuan yang diciptakan Suden dan Bobby, sebuah mobil-mobilan jenis Tamiya pun melaju dan dapat bergerak dengan sendirinya, seperti halnya ketika mobil diberi energi baterai yang memiliki tegangan 3 volt. Tak hanya itu, sebuah bola lampu juga berhasil dinyalakan lewat formula buatan Suden dan Bobby ini.

“Ini kedepannya dapat menjadi sebuah alternatif baru dalam penggunaan bahan energi. Apalagi, seperti yang kita ketahui selama ini, bahwa semakin lama cadangan energi di dalam bumi kita ini semakin habis,” jelas Suden yang diamini oleh Bobby.

Nah, mulai sekarang, urine yang kita buang setiap hari janganlah dianggap sebagai limbah belaka yang harus dibuang. Ternyata urine juga dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar fosil yang selama ini kita pakai. Dari hasil penelitian tersebut disimpulkan didalam urine mengandung zat-zat elektrolit yang dapat dijadikan aviator (sumber tegangan) pada baterai.

http://www.harian-global.com/news.php?item.37565.18

* Himatek Gelar Kompetisi Lingkungan

Medan, isekolah.org – Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (Himatek) Universitas Sumatera Utara mengadakan Opinion and Photography Competition 2008. Kompetisi tulisan opini dan fotografi ini mengambil tema perusakan dan pencemaran lingkungan, pemanasan global (global warming) dan dampak terhadap lingkungan.

Arifin Suden, panitia lomba kepada wartawan di Medan, kemarin mengatakan kompetisi bertujuan kampanye terhadap kepedulian masyarakat atas pencemaran lingkungan. ”Lomba ini dapat diikuti oleh umum, mahasiswa dan siswa sesuai kategori yang disediakan panitia,” katanya.

Untuk opini, menurut dia, diikuti siswa dan mahasiswa yang ditulis pada kertas A4 font 12 Times New Roman sepanjang 3-4 halaman sedangkan fotografi bisa diikuti umum, dicetak dengan ukuran 10 inchi. “Karya harus sesuai dengan tema, orisinil dan belum pernah dipublikasikan. Khusus untuk fotografi setiap peserta boleh menyertakan dua foto,” terang Arifin.

Setiap karya yang diikutkan harus dimasukkan dalam amplop tertutup. Di sudut kiri atas ditulis ‘Lomba Opini MHS Himatek’ untuk kategori opini bagi mahasiswa, ‘Lomba Opini Siswa Himatek’ untuk kategori opini bagi siswa dan ‘Lomba Fotografi Himatek’ untuk kategoti fotografi umum.

Arifin bilang karya paling lambat diterima 5 April 2008 dimana pendaftaran dilakukan di sekretariat Himatek USU Departemen Teknik Kimia Jalan Almamater Kampus USU. Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi Arifin Suden di telepon 081376172370.

http://www.isekolah.org/hotnews_detail.php?itemid=h_1206591740

4 Tanggapan

  1. Den kamu ama Bobby hebat juga ya. Saya mo tanya nih, kalian waktu percobaan pakai urine siapa ya.

    Kalau antara ce ama co ada bedanya gak ? maksud saya komposisinya gitu lho.

    Butuh sampel lagi gak, kasih alamatnya ntar ta’kirim sampel bagus ya. via pos ato titipan kilat soalne saya ada di sby.

    Coba lagi yg laen ya den

  2. Mbak Ningsih pasti bedalah…massa beda dong. Kalau urine cewek kan agak campur sikit-sikit dengan blood haha dan urine cowok agak campur sikit dengan sperma. Betul nggak lae Suden ? Tapi ini awal yang bagus buat tekim usu. maju terus.

  3. Ruarrrrr biasa si Suden sama si Bobby. coba cari topik lain buat kalian teliti supaya tekim usu terkenal hehehe

  4. Salah satu kendala penelitian di Indonesia adalah factor dana, mungkin banyak ide-ide yang mungkin bersumber dari orang indonesia sendiri tetapi karena dana tidak ada maka tidak jadi diteliti di indonesia dan ada kabarnya beberapa peneliti indonesia mencari beasiswa di LN karena disana lebih mudah mencari dana untuk penelitian yang akhirnya hasil penelitian tersebut di patentkan negara yang memberi beasiswa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: